You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Logo Desa BUMIREJO
Logo Desa BUMIREJO
BUMIREJO

Kec. LENDAH, Kab. KULON PROGO, Provinsi DI Yogyakarta

Air irigasi Sapon akan ditutup pada tanggal 1 Mei -30 Juni 2025 dan akan dialirkan pada tanggal 15-18 setiap bulannya. Pemohon KTP Baru (memasuki usia 17 tahun) langsung datang ke Kapanewon atau ke Dinas Dukcapil untuk cetak e-KTP dengan membawa fotokopi Kartu Keluarga dan fotokopi Akta Kelahiran Apabila lembar SPPT PBB Tahun 2025 belum diterima, Wajib Pajak agar mengakses SPPT elektronik/online dengan alamat: https://esppt.kulonprogokab.go.id Apabila terdapat perbedaan data yang tercantum di SPPT PBB dengan Sertipikat Hak Milik, agar melakukan proses penyesuaian data dengan mendatangi Kantor Pelayanan Pajak Daerah di Gedung Adikarta lantai 1 kompleks Pemerintah Daerah Kabupaten Kulon Progo atau melalui layanan elektronik dengan alamat: https://elayananpbb.kulonprogokab.go.id Jenis pelayanan dan persyaratan Pelayanan Pajak Daerah dapat diakses di https://linktr.ee/PelayananPBBKU Kritik dan Saran atas Layanan Pemerintah Kalurahan Bumirejo dapat disampaikan melalui nomor 081911491104. Terimakasih.. Informasi tentang ketenagakerjaan, lowongan pekerjaan dapat menghubungi Peladi Makarti Kalurahan Bumirejo Sdr. Supriyanto 085702010848

September 2019, Luas Kebakaran Hutan 4.100 Kali Lapangan Monas

Administrator 14 September 2019 Dibaca 1.814 Kali

September 2019, Luas Kebakaran Hutan 4.100 Kali Lapangan Monas

[KBR|Warita Desa] Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia tak kunjung padam dan dampaknya kian meluas.

Menurut data Karhutla Monitoring System Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), sampai awal September 2019 luas karhutla sudah mencapai 328.772 hektare.

Jika dibandingkan Lapangan Monumen Nasional (Monas) di Jakarta yang luasnya 80 hektare, area karhutla itu kira-kira sudah 4.100 kali lipat lebih besar.

Lima provinsi dengan kebakaran hutan terluas adalah:

Nusa Tenggara Timur: 108.368 hektareRiau: 49.266 hektareKalimantan Tengah: 44.769 hektareKalimantan Barat: 25.900 hektareSumatera Selatan: 11.826 hektare

Dari 34 provinsi di Indonesia, hanya ada dua provinsi yang bebas dari karhutla tahun ini, yakni Banten dan DKI Jakarta.

Upaya Pemadaman

Upaya pemadaman karhutla di berbagai wilayah Indonesia masih terus berjalan.

Menurut laporan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), sampai Jumat (13/9/2019) masih ada sekitar 9.072 orang dan 37 unit helikopter yang digerakkan untuk pemadaman.

BNPB mengklaim karhutla di berbagai titik di Pulau Jawa sudah padam. Namun, intensitas kebakaran di di Pulau Sumatera dan Kalimantan masih tinggi, hingga menimbulkan kabut asap dan merusak kualitas udara setempat.


Wilayah Terdampak Kabut Asap

Menurut data BNPB, sampai Jumat (13/9/2019) pencemaran kabut asap karhutla paling parah terjadi di provinsi berikut:

Kalimantan Barat: tingkat pencemaran udara berbahayaRiau: udara sangat tidak sehatJambi: udara sangat tidak sehatSumatera Selatan: udara sangat tidak sehat

Sedangkan di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan, BNPB mengklaim pencemaran udara akibat kabut asap karhutla masih di taraf sedang.

Anita Kuntariati warga Palembang, Sumatera Selatan, berharap masalah kabut asap ini bisa segera teratasi. Melalui akun Twitter @kuntarianita, ia mengunggah komentar di media sosial resmi BNPB:

"Padahal di dalam rumah pintu dan jendela tertutup semua, tapi mata pedih, nafas jadi sesak. Semoga segera selesai asap ini," kicau Anita (13/9/2019).

Oleh : Adi Ahdiat
Editor: Agus Luqman

Bagikan Artikel Ini
Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBDes 2026 Pelaksanaan

APBDes 2026 Pendapatan

APBDes 2026 Pembelanjaan